www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Kapolda Riau Lepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi, Jangkau 17 Desa Wilayah 3T
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Peringatan Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Senin, 27 Juli 2026 - 06:30:00 WIB
Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 dipusatkan di Bali dengan mengambil tema Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang, Minggu (26/7/2026).
Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 dipusatkan di Bali dengan mengambil tema Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang, Minggu (26/7/2026).

DENPASAR – Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam upaya memulihkan ekosistem mangrove sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Mengusung tema "Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang", kegiatan dipusatkan di Bali, Minggu (26/7/2026), melalui penanaman mangrove di kawasan Ekowisata Mangrove Batu Lumbang serta acara puncak di Wantilan, Taman Hutan Raya Ngurah Rai.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Gubernur Bali Wayan Koster, serta sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Soewarso.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa menjaga mangrove berarti menjaga keberlangsungan kehidupan sekaligus mengamankan masa depan generasi mendatang.

Menurutnya, Indonesia memiliki tanggung jawab besar sebagai negara dengan salah satu kawasan mangrove terluas di dunia untuk memimpin pengelolaan ekosistem tersebut secara berkelanjutan.

Rohmat mengungkapkan, hingga akhir 2025 Kementerian Kehutanan bersama berbagai mitra telah merehabilitasi kawasan mangrove seluas 91.678 hektare.

Komitmen itu akan terus dilanjutkan pada 2026 dengan target rehabilitasi lebih dari 17.000 hektare mangrove di berbagai wilayah Indonesia melalui kolaborasi bersama sejumlah mitra pembangunan, di antaranya Mangroves for Coastal Resilience (M4CR), Forest Programme VI, Japan International Cooperation Agency (JICA), dan Nature-based Solutions for Climate-Smart Livelihoods in Mangrove Landscapes (Nasclim).

Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, program rehabilitasi mangrove juga dinilai mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Data Kementerian Kehutanan menunjukkan program tersebut telah membuka lapangan pekerjaan bagi 64.386 orang, mendukung lahirnya 63 Peraturan Desa tentang perlindungan dan pengelolaan mangrove, serta menyalurkan hibah usaha masyarakat senilai Rp16,29 miliar.

"Ini menunjukkan bahwa rehabilitasi mangrove mampu memulihkan ekosistem sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung," ujar Rohmat.

Ia menegaskan, keberhasilan pelestarian mangrove ke depan bergantung pada tiga pilar utama, yakni komitmen, kolaborasi, dan inovasi dari seluruh pemangku kepentingan.

"Oleh karena itu, komitmen, kolaborasi, dan inovasi dari seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan dalam melestarikan ekosistem mangrove," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum APHI Soewarso menyambut baik penguatan kolaborasi pemerintah dalam pengelolaan mangrove.

Menurutnya, sebagian besar kawasan mangrove berada di dalam kawasan hutan sehingga membutuhkan kebijakan kehutanan yang mampu menjamin perlindungan, rehabilitasi, serta pemanfaatannya secara berkelanjutan.

"Mangrove harus ditempatkan sebagai aset strategis nasional. Ekosistem ini bukan hanya menyimpan karbon dan melindungi pesisir, tetapi juga menjadi ruang kehidupan serta sumber ekonomi bagi masyarakat," ujarnya.

Soewarso menilai keberhasilan rehabilitasi mangrove tidak cukup diukur dari jumlah bibit yang ditanam atau luas lahan yang direhabilitasi.

Menurutnya, indikator keberhasilan juga harus mencakup tingkat kelangsungan hidup tanaman, pemulihan fungsi ekosistem, penguatan kelembagaan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan warga pesisir.

Ia menambahkan, dunia usaha kehutanan memiliki peran penting melalui penyediaan bibit, penanaman, pemeliharaan, pemantauan, pengembangan teknologi, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan produk mangrove nonkayu.

"Dunia usaha tidak boleh berhenti pada penanaman yang bersifat simbolis. Harus ada pemeliharaan, pengukuran hasil, pendampingan masyarakat, dan kepastian bahwa manfaat ekologis serta ekonominya berlangsung dalam jangka panjang," tegasnya.

Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 juga diisi dengan penanaman bibit mangrove secara serentak di berbagai daerah serta diskusi mengenai penataan Kesatuan Lanskap Mangrove.

Melalui momentum tersebut, APHI berharap kolaborasi lintas sektor semakin kuat sehingga mampu melahirkan program pemulihan mangrove yang terukur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan maupun masyarakat pesisir.

Sumber: Sindonews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kapolda Riau lagi epas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi.Kapolda Riau Lepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi, Jangkau 17 Desa Wilayah 3T
Ribuan warga Pulau Muda Pelalawan geruduk PT THIP.(foto: andi/halloriau.com)Masalah HGU dan Kemitraan, Ribuan Warga Pulau Muda Pelalawan Geruduk PT THIP
Urus NIB hingga sertifikat halal gratis di DPMPTSP Riau (foto/int)Mulai 3 Agustus, Ribuan UMKM Bisa Urus NIB hingga Sertifikat Halal Gratis di DPMPTSP Riau
PD HIMA PERSIS Pelalawan gelar safari masjid (foto/Andy)HIMA PERSIS Pelalawan Gelar Safari Masjid, Tebar Khidmat dan Perkuat Ukhuwah
LPIP menggelar Diskusi LPIP Seri ke-38 dengan mengangkat tema Masa Depan Pendidikan Islam: Inovasi, Moderasi, dan Penguatan Karakter di Gedung IRGT Hall, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (1/8/2026).Diskusi LPIP ke-38 Kupas Masa Depan Pendidikan Islam, Hadirkan Akademisi, DPR RI hingga Praktisi
  Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)BMKG Catat 173 Hotspot di Sumatera, Begini Kondisi Riau Sore ini
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro resmi meluncur di Pekanbaru.Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Resmi Meluncur, Tambah Fitur Keamanan Baru
Babak Preliminary AXIS Nation Cup 2026 resmi dimulai, para pelajar SMA/SMK dari berbagai kota di Indonesia berpeluang mengikuti program pembinaan dan talent scouting bersama FFI (foto/ist)AXIS Nation Cup 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pembinaan Talenta Futsal Pelajar di 40 Kota
Ilustrasi monyet ekor panjang diduga serang 10 warga Tembilahan (foto/int)Teror Monyet Liar di Tembilahan, 10 Warga Jadi Korban dalam Enam Hari
Bupati Pelalawan, Zukri desak BPH Migas dan Pertamina segera buka penyaluran BBM untuk Kuala Kampar (foto/Andy)Bupati Zukri Desak BPH Migas dan Pertamina Segera Buka Penyaluran BBM untuk Kuala Kampar
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved