www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
UMKM Riau Wajib Tahu! Legalitas Usaha Gratis Dibuka 3-7 Agustus, Ini Syaratnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Dari Mangrove hingga Bantuan Mesin Ketinting, Ini 7 Agenda Ekspedisi Polda Riau ke Desa 3T
Sabtu, 01 Agustus 2026 - 20:42:03 WIB
Kapolda Riau lepas ekspedisi Merah Putih ke wilayah terluar.(foto: istimewa)
Kapolda Riau lepas ekspedisi Merah Putih ke wilayah terluar.(foto: istimewa)

PEKANBARU - Polda Riau memperluas jangkauan pengabdian hingga ke kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Sebanyak 17 desa menjadi sasaran Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau 2026 yang secara resmi diberangkatkan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan dari Mapolda Riau, Sabtu (1/8/2026).

Ekspedisi tersebut tidak sekadar menjadi agenda perjalanan personel kepolisian ke wilayah terpencil.

Program ini dirancang sebagai upaya memperkuat kehadiran negara, membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus menjawab kebutuhan warga di kawasan pesisir dan wilayah terluar Riau.

Mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Menjaga Keberlanjutan”, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, kalangan pemuda, mahasiswa hingga kelompok nelayan.

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan, karakter geografis Riau yang memiliki wilayah pesisir, kepulauan, dan kawasan terluar membuat kehadiran negara menjadi sangat penting.

Menurutnya, tugas kepolisian di wilayah tersebut tidak berhenti pada menjaga keamanan dan ketertiban.

Personel juga harus mampu mendengarkan aspirasi masyarakat, memahami persoalan yang mereka hadapi, dan ikut mendorong penyelesaian masalah secara konkret.

“Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan wujud kehadiran negara hingga ke wilayah terluar," kata Kapolda.

"Fokus kita bukan memberi label pada suatu wilayah, melainkan memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat agar setiap langkah yang diambil benar-benar memberikan manfaat,” sebutnya.

Salah satu perhatian utama dalam ekspedisi ini adalah persoalan lingkungan, terutama ancaman abrasi yang menggerus kawasan pesisir Riau.

Melalui konsep Green Policing, Polda Riau memasukkan agenda restorasi mangrove sebagai bagian dari rangkaian ekspedisi.

Langkah tersebut dipandang penting karena kerusakan ekosistem pesisir tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga berpotensi mengancam permukiman dan kehidupan masyarakat.

Herry menegaskan, menjaga kawasan mangrove memiliki kaitan erat dengan upaya mempertahankan wilayah pesisir dan keberlangsungan kehidupan masyarakat.

“Kalau mangrove terus mengalami abrasi, wilayah NKRI juga akan terus menyusut. Karena itu kita harus bersama-sama mendukung restorasi mangrove," tuturnya.

"Pesan Bapak Presiden sangat jelas, ketika pohon berkurang maka kita harus menanam kembali. Menjaga alam berarti menjaga kehidupan generasi hari ini dan masa depan,” sambungnya.

Ia juga meminta personel yang terlibat agar membangun komunikasi secara aktif dengan masyarakat.

Setiap potensi persoalan, kata dia, perlu dideteksi sejak dini sehingga penyelesaian dapat dilakukan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Pendekatan tersebut sekaligus diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, khususnya di kawasan yang selama ini memiliki keterbatasan akses dan pelayanan.

Karo Ops Polda Riau, Kombes Pol Ino Harianto menjelaskan, persiapan operasional telah dilakukan agar seluruh rangkaian ekspedisi berjalan aman, tertib, dan sesuai sasaran.

Kegiatan dijadwalkan berlangsung secara bertahap hingga 17 Agustus 2026 dengan menyentuh 17 desa yang berada di wilayah 3T dan tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Riau.

Setiap tim membawa tujuh agenda utama. Kegiatan tersebut meliputi penanaman pohon dan mangrove, pembagian Bendera Merah Putih, penyerahan bantuan mesin ketinting, pemberian sepeda motor untuk mendukung operasional Polsek terluar, dialog bersama masyarakat, penyaluran bantuan sosial, serta makan bersama.

Rangkaian kegiatan itu dirancang untuk menggabungkan aspek sosial, pelayanan publik, lingkungan, dan penguatan nasionalisme dalam satu gerakan terpadu.

Seluruh pelaksanaan juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari TNI dan pemerintah daerah hingga mahasiswa serta pemangku kepentingan lainnya.

“Kami ingin memastikan setiap tim tidak hanya menjalankan kegiatan seremonial, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat, mengidentifikasi kebutuhan mereka, memberikan manfaat nyata, serta membawa semangat pelayanan dan kebersamaan. Itulah esensi Ekspedisi Merah Putih Presisi,” ujar Ino.

Dengan menjangkau desa-desa 3T, Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau 2026 diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.

Di saat yang sama, program ini diarahkan untuk mendorong kepedulian terhadap lingkungan pesisir dan meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan warga di kawasan terluar.

Bagi Polda Riau, kehadiran di wilayah 3T bukan hanya tentang menjalankan tugas keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat di garis terdepan merasakan langsung hadirnya negara melalui pelayanan, kolaborasi, dan aksi nyata.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
UMKM Riau bisa urus NIB, Sertifikat Halal hingga HAKI.(foto: int)UMKM Riau Wajib Tahu! Legalitas Usaha Gratis Dibuka 3-7 Agustus, Ini Syaratnya
Tim Law Firm Boxer Group.(foto: mimi/halloriau.com)Tim Hukum Agung Nugroho Siapkan Langkah Hukum, Soroti Konten Medsos yang Dinilai Giring Opini
Kapolda Riau lepas ekspedisi Merah Putih ke wilayah terluar.(foto: istimewa)Dari Mangrove hingga Bantuan Mesin Ketinting, Ini 7 Agenda Ekspedisi Polda Riau ke Desa 3T
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan melepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tahun 2026 di Mapolda Riau, Sabtu (1/8/2026). Kapolda Riau Lepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi, Jangkau 17 Desa Wilayah 3T
Ribuan warga Pulau Muda Pelalawan geruduk PT THIP.(foto: andi/halloriau.com)Masalah HGU dan Kemitraan, Ribuan Warga Pulau Muda Pelalawan Geruduk PT THIP
  RSUD Arifin Achmad.(foto: int)Rekrutmen 94 Nakes RSUD Arifin Achmad Segera Dibuka, Seleksi Gunakan CAT BKN
Sales Agung Toyota Sutomo, Feri.(foto: meri/halloriau.com)Tren Mobil Hybrid Meningkat, Toyota Veloz Hybrid Jadi Magnet di Living World Pekanbaru
ist.Suzuki Riau Serahkan Hadiah Program Test Drive Berhadiah ke Lima Pemenang Beruntung
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)BMKG Catat 173 Hotspot di Sumatera, Begini Kondisi Riau Sore ini
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro resmi meluncur di Pekanbaru.Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Resmi Meluncur, Tambah Fitur Keamanan Baru
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved