www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
UMKM Riau Wajib Tahu! Legalitas Usaha Gratis Dibuka 3-7 Agustus, Ini Syaratnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


LAMR Kecam Pembunuhan Gajah di Pelalawan: Alam Bukan untuk Dihabiskan
Sabtu, 07 Februari 2026 - 10:39:03 WIB
LAMR kecam perburuan gajah sumatera.(ilustrasi/int)
LAMR kecam perburuan gajah sumatera.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menilai kasus perburuan dan pembunuhan gajah sumatera di Kabupaten Pelalawan bukan sekadar tindak pidana lingkungan, tetapi juga pelanggaran serius terhadap nilai adat Melayu yang menjunjung tinggi keharmonisan manusia dengan alam.

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Seri H Marjohan Yusuf menegaskan, flora dan fauna merupakan amanah yang harus dijaga dan diwariskan, bukan dieksploitasi demi kepentingan sesaat.

“Alam ini bukan untuk dihabiskan, tetapi untuk diwariskan kepada anak cucu. Menjaga flora dan fauna sama artinya menjaga masa depan,” ujar Datuk Seri Marjohan, didampingi Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H Taufik Ikram Jamil, Sabtu (7/2/2026).

LAMR secara tegas mengecam segala bentuk perburuan liar terhadap satwa dilindungi, termasuk gajah sumatera yang populasinya kian terancam.

Menurut Datuk Seri Marjohan, tindakan tersebut bertentangan dengan tunjuk ajar Melayu yang mengajarkan keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

“Dalam pandangan adat Melayu, manusia adalah pelindung alam, bukan perusaknya,” tegasnya.

Datuk Seri Marjohan menjelaskan, adat Melayu memandang alam sebagai titipan yang wajib dijaga secara arif.

Masyarakat diajarkan prinsip tahu menjaga rimba, yakni tidak merusak hutan secara serampangan serta memanfaatkan hasil alam secara bijaksana.

Hutan larangan dan kawasan sekitar sumber air tidak boleh ditebang demi mencegah bencana ekologis.

Demikian pula terhadap fauna, adat Melayu melarang penyiksaan maupun perburuan berlebihan, terlebih terhadap satwa yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

“Kerusakan alam hari ini akan menjadi penderitaan bagi generasi berikutnya. Ini yang selalu diingatkan dalam tunjuk ajar Melayu,” ujarnya.

Dalam konteks penegakan hukum, LAMR menyatakan dukungan penuh terhadap Program Green Policing yang digagas Polda Riau.

Program ini dinilai sejalan dengan nilai-nilai adat Melayu yang menempatkan perlindungan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.

“Upaya yang dilakukan Polda Riau sejalan dengan nilai adat Melayu. Penjagaan alam harus dilakukan secara tegas dan berkelanjutan,” kata Datuk Seri Marjohan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seekor gajah sumatera jantan ditemukan mati pada Senin (2/2/2026) malam di areal konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.

Kondisi bangkai gajah tersebut sangat mengenaskan. Bagian kepala terpotong dan kedua gadingnya hilang.

Petugas di lokasi menemukan dua potongan logam proyektil peluru, menguatkan dugaan bahwa satwa dilindungi itu dibunuh dengan cara ditembak.

Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan terhadap satwa dilindungi di Riau sekaligus menjadi ujian serius bagi komitmen penegakan hukum dan perlindungan lingkungan hidup di daerah tersebut.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
UMKM Riau bisa urus NIB, Sertifikat Halal hingga HAKI.(foto: int)UMKM Riau Wajib Tahu! Legalitas Usaha Gratis Dibuka 3-7 Agustus, Ini Syaratnya
Tim Law Firm Boxer Group.(foto: mimi/halloriau.com)Tim Hukum Agung Nugroho Siapkan Langkah Hukum, Soroti Konten Medsos yang Dinilai Giring Opini
Kapolda Riau lepas ekspedisi Merah Putih ke wilayah terluar.(foto: istimewa)Dari Mangrove hingga Bantuan Mesin Ketinting, Ini 7 Agenda Ekspedisi Polda Riau ke Desa 3T
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan melepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tahun 2026 di Mapolda Riau, Sabtu (1/8/2026). Kapolda Riau Lepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi, Jangkau 17 Desa Wilayah 3T
Ribuan warga Pulau Muda Pelalawan geruduk PT THIP.(foto: andi/halloriau.com)Masalah HGU dan Kemitraan, Ribuan Warga Pulau Muda Pelalawan Geruduk PT THIP
  RSUD Arifin Achmad.(foto: int)Rekrutmen 94 Nakes RSUD Arifin Achmad Segera Dibuka, Seleksi Gunakan CAT BKN
Sales Agung Toyota Sutomo, Feri.(foto: meri/halloriau.com)Tren Mobil Hybrid Meningkat, Toyota Veloz Hybrid Jadi Magnet di Living World Pekanbaru
ist.Suzuki Riau Serahkan Hadiah Program Test Drive Berhadiah ke Lima Pemenang Beruntung
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)BMKG Catat 173 Hotspot di Sumatera, Begini Kondisi Riau Sore ini
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro resmi meluncur di Pekanbaru.Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Resmi Meluncur, Tambah Fitur Keamanan Baru
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved