www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
UMKM Riau Wajib Tahu! Legalitas Usaha Gratis Dibuka 3-7 Agustus, Ini Syaratnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Gajah Indro Mati di TN Tesso Nilo, Ini Dugaan Penyebab Kematian
Senin, 29 Juni 2026 - 10:48:56 WIB
Setelah 45 tahun mengabdi, gajah Indro mati di TNTN (foto/tribun)
Setelah 45 tahun mengabdi, gajah Indro mati di TNTN (foto/tribun)

PELALAWAN - Dunia konservasi kembali berduka. Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) jinak bernama Indro, yang selama ini menjadi bagian penting Tim Elephant Flying Squad di Taman Nasional Tesso Nilo, mati pada usia 45 tahun, Senin (29/6/2026) pukul 03.45 WIB.

Gajah jantan yang selama bertahun-tahun berperan dalam mitigasi konflik antara manusia dan satwa liar itu mengembuskan napas terakhir di Camp Elephant Flying Squad, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga, Balai Taman Nasional Tesso Nilo (BTNTN), Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, setelah menjalani penanganan medis intensif oleh tim gabungan Balai Besar KSDA Riau dan Balai Taman Nasional Tesso Nilo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kematian Indro diduga dipicu komplikasi kesehatan akibat penurunan nafsu makan setelah melewati fase musth, yaitu periode meningkatnya hormon reproduksi yang membuat gajah jantan menjadi lebih agresif.

Untuk memastikan penyebab pasti kematian, BTNTN langsung melakukan bedah bangkai (nekropsi). Tim dokter hewan mengambil sampel dari sejumlah organ vital yang selanjutnya akan diuji di laboratorium terakreditasi melalui pemeriksaan patologi. Hasil pengujian tersebut akan menjadi dasar ilmiah dalam memastikan penyebab klinis kematian Indro.

Usai proses nekropsi selesai, bangkai Indro dimakamkan di sekitar kawasan camp dengan prosedur yang aman dan terkendali.

Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo, Heru Sumantoro, mengatakan kepergian Indro menjadi kehilangan besar bagi dunia konservasi, mengingat selama ini satwa tersebut memiliki peran penting dalam membantu penanganan konflik gajah dan manusia di kawasan Tesso Nilo.

"Balai Taman Nasional Tesso Nilo mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan kerja keras para mahout, tim medis, Balai Besar KSDA Riau serta seluruh pihak yang telah berupaya maksimal dalam merawat gajah Indro selama masa kritisnya," ujar Heru.

Berdasarkan informasi dari Balai Besar KSDA Riau, Indro mulai memasuki fase awal musth pada 25 April 2026. Memasuki 1 Mei 2026, perilakunya berubah semakin agresif yang ditandai dengan keluarnya cairan reproduksi. Kondisi tersebut terus meningkat hingga awal Juni sehingga Indro tidak lagi dapat didekati oleh mahout dan bahkan tidak merespons berbagai perintah, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan petugas.

Selama masa tersebut, Tim Flying Squad tetap memenuhi kebutuhan pakan berupa batang pisang, pelepah kelapa, rumput gajahan, serta memastikan ketersediaan air minum setiap pagi dan sore dari jarak aman.

Karena fase musth berlangsung cukup lama, Tim Medis BTNTN bersama Balai Besar KSDA Riau kemudian melakukan pembiusan (sedasi) untuk memasang rantai tambahan sebagai langkah pengamanan. Setelah prosedur selesai, antidot diberikan dan Indro kembali sadar dalam kondisi berdiri stabil.

Namun, sejak siang hari pasca-pembiusan, kondisi kesehatannya mulai menurun. Nafsu makan dan minumnya berkurang drastis sehingga mahout bersama tim dokter hewan melakukan pemantauan intensif selama 24 jam penuh.

Pada 28 Juni 2026, Indro sempat menunjukkan perkembangan positif setelah mulai mau meminum air dan mencoba menjamah pakan. Sayangnya, kondisi itu tidak berlangsung lama. Pada Senin dini hari sekitar pukul 03.30 WIB, Indro ditemukan terbaring. Tim dokter hewan bersama mahout segera melakukan pemeriksaan fungsi pernapasan dan tindakan resusitasi jantung paru (CPR), namun upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. Indro kemudian dinyatakan mati pada pukul 03.45 WIB.

Heru menegaskan peristiwa ini akan menjadi bahan evaluasi penting dalam meningkatkan upaya perlindungan dan perawatan Gajah Sumatera di Taman Nasional Tesso Nilo, sekaligus memperkuat komitmen seluruh pihak dalam menjaga kelestarian satwa yang kini berstatus sangat terancam punah.

Sumber: Tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
UMKM Riau bisa urus NIB, Sertifikat Halal hingga HAKI.(foto: int)UMKM Riau Wajib Tahu! Legalitas Usaha Gratis Dibuka 3-7 Agustus, Ini Syaratnya
Tim Law Firm Boxer Group.(foto: mimi/halloriau.com)Tim Hukum Agung Nugroho Siapkan Langkah Hukum, Soroti Konten Medsos yang Dinilai Giring Opini
Kapolda Riau lepas ekspedisi Merah Putih ke wilayah terluar.(foto: istimewa)Dari Mangrove hingga Bantuan Mesin Ketinting, Ini 7 Agenda Ekspedisi Polda Riau ke Desa 3T
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan melepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tahun 2026 di Mapolda Riau, Sabtu (1/8/2026). Kapolda Riau Lepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi, Jangkau 17 Desa Wilayah 3T
Ribuan warga Pulau Muda Pelalawan geruduk PT THIP.(foto: andi/halloriau.com)Masalah HGU dan Kemitraan, Ribuan Warga Pulau Muda Pelalawan Geruduk PT THIP
  RSUD Arifin Achmad.(foto: int)Rekrutmen 94 Nakes RSUD Arifin Achmad Segera Dibuka, Seleksi Gunakan CAT BKN
Sales Agung Toyota Sutomo, Feri.(foto: meri/halloriau.com)Tren Mobil Hybrid Meningkat, Toyota Veloz Hybrid Jadi Magnet di Living World Pekanbaru
ist.Suzuki Riau Serahkan Hadiah Program Test Drive Berhadiah ke Lima Pemenang Beruntung
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)BMKG Catat 173 Hotspot di Sumatera, Begini Kondisi Riau Sore ini
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro resmi meluncur di Pekanbaru.Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Resmi Meluncur, Tambah Fitur Keamanan Baru
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved