www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
UMKM Riau Wajib Tahu! Legalitas Usaha Gratis Dibuka 3-7 Agustus, Ini Syaratnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026
Kamis, 02 Juli 2026 - 12:28:09 WIB
Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025–2026 dari Asian Agri.
Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025–2026 dari Asian Agri.

PELALAWAN – Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025–2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Apel Siaga Desa Bebas Api (DBA) 2026 dan Penandatanganan MoU DBA 2026–2027 di Pelalawan, Riau, Kamis (2/7/2026).

Melalui penghargaan ini, Asian Agri tidak hanya mengapresiasi capaian desa-desa yang berhasil mencegah karhutla, tetapi juga mendorong kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran.

Head of Operations Asian Agri, Mephan Supriadi, menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan karhutla merupakan hasil sinergi berbagai pihak yang terus diperkuat melalui Program Desa Bebas Api.

"Sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Riau, Asian Agri berkomitmen untuk terus memperkuat langkah-langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Kami percaya bahwa keberhasilan menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, masyarakat, aparat keamanan, dan dunia usaha," ujarnya.

Bupati Pelalawan diwakili Asisten I Setdakab, bersama Forkompimda dan manajemen perusahaan Asian Agri, PT Inti Indosawit Subur foto bersama saat MoU Desa Bebas Api dan Apel Siaga Karhutla, Desa Lubuk Ogung, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Kamis (2/7/2026).

Sebagai bentuk apresiasi, kedua desa menerima insentif berupa perlengkapan pemadam, penguatan kapasitas tim Masyarakat Peduli Api (MPA), serta dukungan program lainnya untuk memperkuat kesiapsiagaan desa dalam mencegah karhutla.

Pada kesempatan tersebut, Asisten I Setdakab Pelalawan, H. Zulkifli S.Ag, M.Si, turut menegaskan pentingnya peran aktif desa dan masyarakat dalam memperkuat upaya pencegahan karhutla sejak dini.

"Mengingat puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus, seluruh pihak harus semakin sigap, tanggap, dan memperkuat kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi karhutla. Kami berharap capaian Desa Segati dan Desa Bagan Limau dapat menjadi inspirasi bagi desa lainnya untuk terus memperkuat budaya pencegahan melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha," katanya.

Sejak diluncurkan pada 2016, Program Desa Bebas Api (DBA) mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga desa dari risiko kebakaran hutan dan lahan. Program ini dijalankan melalui berbagai kegiatan, seperti sosialisasi dan edukasi, pelatihan peningkatan kapasitas Masyarakat Peduli Api (MPA), patroli terpadu, serta penerapan pembukaan lahan tanpa bakar.

Untuk memperkuat deteksi dini, Asian Agri juga memanfaatkan teknologi seperti pemantauan hotspot dan penggunaan drone. Seluruh upaya ini dilakukan bersama berbagai pemangku kepentingan, antara lain BPBD, Manggala Agni, TNI, dan Kepolisian, agar pencegahan karhutla dapat berjalan secara terpadu.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Sepanjang periode 2025–2026, Desa Segati dan Desa Bagan Limau berhasil mempertahankan wilayahnya tanpa kejadian kebakaran hutan dan lahan. Capaian tersebut menjadi dasar pemberian Penghargaan Desa Bebas Api kepada kedua desa.

Sebagai langkah lanjutan untuk menjaga keberlanjutan program, Asian Agri juga melakukan Penandatanganan Komitmen Desa Bebas Api 2026–2027 bersama desa-desa di wilayah operasional perusahaan. Komitmen tersebut mencakup pelatihan lanjutan bagi tim MPA, dukungan sarana pemantauan dan pemadaman dini, sistem pelaporan titik api berbasis komunitas, serta insentif berbasis kinerja bagi desa yang berhasil menjaga wilayahnya tetap bebas dari kebakaran.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan sarana dan prasarana pencegahan serta penanggulangan karhutla milik Asian Agri oleh Setdakab Zulkifli beserta jajaran. Peninjauan tersebut menjadi bentuk komitmen untuk memastikan kesiapsiagaan di lapangan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menjaga wilayah tetap bebas dari risiko kebakaran.

Tentang Asian Agri
Didirikan pada tahun 1979, Asian Agri merupakan salah satu perusahaan kelapa sawit terkemuka di Indonesia, yang telah mengelola lebih dari 100.000 hektare perkebunan kelapa sawit dan mempekerjakan lebih dari 20.000 orang.

Sebagai pelopor Program Inti Perkebunan Rakyat Transmigrasi (PIR-Trans) bersama pemerintah Indonesia, Asian Agri telah bermitra dengan 30.000 petani plasma di Riau dan Jambi, yang secara kolektif mengelola 60.000 hektare perkebunan kelapa sawit. Perusahaan ini juga menjalin kemitraan dengan petani swadaya untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dan mendorong pertumbuhan sosial ekonomi. 

Lewat komitmen terhadap praktik berkelanjutan, Asian Agri menjunjung tinggi kebijakan tanpa pembakaran dan menerapkan praktik-praktik terbaik perkebunan untuk membantu petani plasma meningkatkan produktivitas, hasil panen, dan ketertelusuran rantai pasok, serta mendukung perjalanan mereka menuju sertifikasi. Pabrik Asian Agri memanfaatkan teknologi canggih dan energi hijau yang dihasilkan sendiri untuk meminimalkan emisi gas rumah kaca.

Perkebunan Asian Agri, serta perkebunan petani plasma, sepenuhnya bersertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan International Sustainability & Carbon Certification (ISCC), yang menggarisbawahi komitmen perusahaan terhadap produksi minyak sawit yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

(Rls)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
UMKM Riau bisa urus NIB, Sertifikat Halal hingga HAKI.(foto: int)UMKM Riau Wajib Tahu! Legalitas Usaha Gratis Dibuka 3-7 Agustus, Ini Syaratnya
Tim Law Firm Boxer Group.(foto: mimi/halloriau.com)Tim Hukum Agung Nugroho Siapkan Langkah Hukum, Soroti Konten Medsos yang Dinilai Giring Opini
Kapolda Riau lepas ekspedisi Merah Putih ke wilayah terluar.(foto: istimewa)Dari Mangrove hingga Bantuan Mesin Ketinting, Ini 7 Agenda Ekspedisi Polda Riau ke Desa 3T
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan melepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tahun 2026 di Mapolda Riau, Sabtu (1/8/2026). Kapolda Riau Lepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi, Jangkau 17 Desa Wilayah 3T
Ribuan warga Pulau Muda Pelalawan geruduk PT THIP.(foto: andi/halloriau.com)Masalah HGU dan Kemitraan, Ribuan Warga Pulau Muda Pelalawan Geruduk PT THIP
  RSUD Arifin Achmad.(foto: int)Rekrutmen 94 Nakes RSUD Arifin Achmad Segera Dibuka, Seleksi Gunakan CAT BKN
Sales Agung Toyota Sutomo, Feri.(foto: meri/halloriau.com)Tren Mobil Hybrid Meningkat, Toyota Veloz Hybrid Jadi Magnet di Living World Pekanbaru
ist.Suzuki Riau Serahkan Hadiah Program Test Drive Berhadiah ke Lima Pemenang Beruntung
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)BMKG Catat 173 Hotspot di Sumatera, Begini Kondisi Riau Sore ini
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro resmi meluncur di Pekanbaru.Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Resmi Meluncur, Tambah Fitur Keamanan Baru
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved