www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
UMKM Riau Wajib Tahu! Legalitas Usaha Gratis Dibuka 3-7 Agustus, Ini Syaratnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Bukan Sekadar Atasi Macet, Flyover Simpang Panam Disiapkan Jadi Ikon Baru Riau
Rabu, 22 Juli 2026 - 18:14:09 WIB
Flyover Simpang Panam Pekanbaru.(ilustrasi/int)
Flyover Simpang Panam Pekanbaru.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Pemprov Riau mulai mematangkan rencana pembangunan Flyover Simpang Panam sebagai solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan di salah satu kawasan dengan mobilitas kendaraan tertinggi yang menghubungkan Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.

Pemprov Riau bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau menggelar expose desain pembangunan flyover tersebut di Kantor Gubernur Riau, Rabu (22/7/2026).

Selain dirancang untuk memperlancar lalu lintas, flyover ini juga diarahkan menjadi bagian dari wajah baru infrastruktur Provinsi Riau dengan sentuhan arsitektur Melayu.

Pembangunan Flyover Simpang Panam diproyeksikan mengatasi kepadatan kendaraan yang selama ini kerap terjadi di simpang empat yang mempertemukan Jalan HR Soebrantas menuju Kabupaten Kampar dengan akses Garuda Sakti menuju Kubang Raya.

Kawasan tersebut menjadi salah satu jalur penting karena tingginya aktivitas kendaraan, terutama pada pagi dan sore hari.

Kehadiran flyover diharapkan dapat memisahkan pergerakan kendaraan sehingga konflik arus lalu lintas di persimpangan dapat ditekan.

Kepala BPJN Riau, Yohanis Tulak Todingrara menjelaskan, desain flyover telah memperhitungkan pola pergerakan kendaraan dari berbagai arah.

Kendaraan yang melaju dari Jalan HR Soebrantas menuju Kabupaten Kampar dan hendak mengambil jalur kiri nantinya dapat langsung mengikuti lajur yang tersedia.

Sementara itu, kendaraan yang akan berbelok ke kanan akan diarahkan melalui sistem lalu lintas dan rambu yang telah disiapkan.

Pengaturan serupa juga akan diterapkan untuk kendaraan yang datang dari arah perbatasan Kampar menuju kawasan Garuda Sakti.

Dengan skema tersebut, arus kendaraan diharapkan menjadi lebih teratur. Titik pertemuan antararus kendaraan yang selama ini berpotensi menimbulkan antrean panjang juga dapat dikurangi.

Dari sisi keselamatan, rekayasa lalu lintas tersebut diharapkan mampu menekan potensi konflik kendaraan sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.

Secara teknis, proyek Flyover Simpang Panam memiliki panjang penanganan sekitar 644 meter dengan lebar penanganan mencapai 40 meter.

Ukuran tersebut mengacu pada Penetapan Lokasi (Penlok) Provinsi Riau dan disesuaikan dengan kebutuhan lalu lintas serta perkembangan kawasan di sekitar simpang.

Namun, pembangunan flyover ini tidak hanya dipandang sebagai proyek konstruksi untuk mengatasi kemacetan.

Pemerintah juga ingin menjadikan bangunan tersebut sebagai elemen penting dalam pengembangan kawasan sekaligus memperkuat karakter lokal Riau.

Karena itu, desain flyover akan memasukkan unsur budaya Melayu melalui ornamen yang nantinya menghiasi bagian bangunan.

Yohanis menyebut, sentuhan budaya tersebut penting agar infrastruktur yang dibangun tidak kehilangan identitas daerah.

"Flyover ini nantinya bisa menjadi ikon strategis di Riau. Kami berharap pihak kebudayaan dapat memberikan masukan terkait ornamen Melayu yang akan dibuat di flyover ini," ujar Yohanis.

Konsep tersebut membuat Flyover Simpang Panam tidak hanya diproyeksikan sebagai solusi transportasi, tetapi juga sebagai landmark baru yang merepresentasikan identitas budaya Riau.

Di sisi lain, tahapan pembebasan lahan menjadi salah satu pekerjaan penting sebelum proyek fisik dapat dimulai.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto memastikan, pemerintah daerah akan mendorong penyelesaian proses pembebasan lahan sesuai target.

Pemprov Riau menargetkan seluruh proses tersebut dapat dituntaskan paling lambat pada penghujung 2026.

Menurut SF Hariyanto, apabila muncul kendala dalam proses pembebasan lahan, pemerintah daerah akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar persoalan tersebut tidak menghambat rencana pembangunan.

"Untuk pembebasan lahan akan kita tuntaskan, paling lama akhir tahun 2026. Kalau ada permasalahan, akan kita bahas langsung ke pusat untuk pengurusannya agar target tahun 2027 pembangunan sudah bisa dimulai," kata SF Hariyanto.

Target tersebut menjadi tahapan krusial bagi realisasi pembangunan Flyover Simpang Panam.

Dengan pembebasan lahan yang dituntaskan pada 2026, proses konstruksi diharapkan dapat memasuki tahap pelaksanaan pada 2027.

Pembangunan Flyover Simpang Panam menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menangani persoalan infrastruktur transportasi di kawasan perkotaan dan daerah penyangga.

Bagi Riau, proyek ini dinilai strategis karena Simpang Panam merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan aktivitas masyarakat dari Pekanbaru dengan wilayah Kabupaten Kampar.

SF Hariyanto pun mengapresiasi pemaparan desain yang dilakukan BPJN Riau. Ia berharap kolaborasi lintas pemerintahan tersebut dapat terus diperkuat hingga pembangunan flyover terealisasi.

"Harapan ke depannya, kolaborasi daerah dan pusat ini bisa untuk membangun Provinsi Riau lebih baik," tutupnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
UMKM Riau bisa urus NIB, Sertifikat Halal hingga HAKI.(foto: int)UMKM Riau Wajib Tahu! Legalitas Usaha Gratis Dibuka 3-7 Agustus, Ini Syaratnya
Tim Law Firm Boxer Group.(foto: mimi/halloriau.com)Tim Hukum Agung Nugroho Siapkan Langkah Hukum, Soroti Konten Medsos yang Dinilai Giring Opini
Kapolda Riau lepas ekspedisi Merah Putih ke wilayah terluar.(foto: istimewa)Dari Mangrove hingga Bantuan Mesin Ketinting, Ini 7 Agenda Ekspedisi Polda Riau ke Desa 3T
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan melepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tahun 2026 di Mapolda Riau, Sabtu (1/8/2026). Kapolda Riau Lepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi, Jangkau 17 Desa Wilayah 3T
Ribuan warga Pulau Muda Pelalawan geruduk PT THIP.(foto: andi/halloriau.com)Masalah HGU dan Kemitraan, Ribuan Warga Pulau Muda Pelalawan Geruduk PT THIP
  RSUD Arifin Achmad.(foto: int)Rekrutmen 94 Nakes RSUD Arifin Achmad Segera Dibuka, Seleksi Gunakan CAT BKN
Sales Agung Toyota Sutomo, Feri.(foto: meri/halloriau.com)Tren Mobil Hybrid Meningkat, Toyota Veloz Hybrid Jadi Magnet di Living World Pekanbaru
ist.Suzuki Riau Serahkan Hadiah Program Test Drive Berhadiah ke Lima Pemenang Beruntung
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)BMKG Catat 173 Hotspot di Sumatera, Begini Kondisi Riau Sore ini
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro resmi meluncur di Pekanbaru.Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Resmi Meluncur, Tambah Fitur Keamanan Baru
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved